Ditpolairud Polda Metro Jaya Siap Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke NTT

PMJ NEWS Р Ditpolairud Polda Metro Jaya siap menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Nantinya bantuan akan disalurkan ke Kabupaten Flores Timur dan Lembata, serta wilayah lainnya di NTT untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Edfrie R Maith, SIK, MSi menjelaskan, bantuan akan diprioritaskan ke wilayah yang paling parah mengalami bencana alam tanah longsor dan banjir bandang.

Anggota <a href=what is trenbolone enanthate Ditpolairud Polda Metro salurkan bantuan kemanusiaan ke NTT. (Foto: PMJ News). ” width=”100%” />
Anggota Ditpolairud Polda Metro salurkan bantuan kemanusiaan ke NTT. (Foto: PMJ News).

 

“Kita siap memberikan bantuan peralatan bagi masyarakat terdampak di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, dan wilayah lainnya di NTT. Polda beserta Bhayangkari memberikan bantuan makanan dan vitamin serta obat-obatan kepada masyarakat,” jelas Edfrie, Sabtu (10/4/2021).

Edfrie melanjutkan, Polri bersama TNI juga membangun Posko dan dapur lapangan, yang disebar ke lokasi bencana.

Adapun, bantuan Ditpolairud berupa mie instan sebanyak 1.291 dus, beras sebanyak 4,375 ton, baju baru 8 bal (8 dus besar), masker sebanyak 200 buah, pembalut 200 buah, Atk 1 dus (buku dan alat tulis), 1 dus obat-obatan, pakaian baju baru 2300 pcs, kasur lipat 13 pcs, perlengkapan mandi 140 paket, sarden 18 dus, pampers 4 pack, dan air mineral 30 dus.

Anggota Ditpolairud Polda Metro salurkan bantuan kemanusiaan ke NTT. (Foto: PMJ News).
Anggota Ditpolairud Polda Metro salurkan bantuan kemanusiaan ke NTT. (Foto: PMJ News).

 

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bergerak cepat membantu penanganan korban banjir bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berbagai bantuan sudah disalukan sejak kemarin untuk meringankan beban masyarakat. Diantaranya mobil dapur umum, kapal hingga perahu karet.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di NTT mencapai 68 orang di sejumlah kabupaten. Sementara 70 orang lainnya hilang.

Sedangkan, 938 kepala keluarga (KK) atau 2.655 jiwa terdampak. Bencana ini dipicu cuaca ekstrim yang menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi sehingga terjadi banjir bandang pada Minggu (4/4/2021).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *